Ilustrasi: Cecil Mariani

Terkini

Tentang Kami

Sekolah Pemikiran Perempuan (SPP) berawal dari serangkaian lokakarya proses kreatif berperspektif feminis yang digagas para pengelola hibah Cipta Media Ekspresi (CME), hibah untuk perempuan pencipta, peneliti, dan pegiat komunitas di bidang seni dan budaya.

Sejak tahun 2020, Sekolah Pemikiran Perempuan berdiri sebagai inisiatif independen dengan tujuan melakukan intervensi terhadap proses produksi pengetahuan yang meminggirkan, mengerdilkan, dan menghapus perempuan. SPP melakukan “pembangkangan epistemik” (epistemic disobedience) terhadap sistem pengetahuan yang bersifat kolonial, kapitalis, dan heteropatriarkis dengan menggarisbawahi peran perempuan di Nusantara—yang dalam konteks global merupakan perempuan Dunia Ketiga/ Selatan—sebagai subyek penting dalam penciptaan pengetahuan. Kegiatan SPP terfokus pada penyebaran dan pertukaran pengetahuan yang dihasilkan perempuan di Nusantara melalui kelas, ceramah, dan lokakarya di ruang publik.

Program

Seri Pemikiran Puan

Selama mengikuti Ruang Kelas Sekolah Pemikiran Perempuan, para peserta berproses dan bersama-sama mempelajari pemikiran para puan pendahulu sekaligus mencatat dan menyusunnya dalam sebuah tulisan. Proses ini menghasilkan rangkaian tulisan yang terkumpul dalam Seri Pemikiran Puan, yang disertai satu tulisan pengantar dari tiap edisinya.

Sorotan Koleksi

Sekolah Pemikiran Perempuan menyimpan koleksi rekaman serta dokumentasi dari kegiatan dan program yang telah berlangsung. Melalui Sorotan Koleksi, saksikan rekomendasi tayangan ulang kegiatan dan program kami melalui kanal YouTube.

Pada sorotan kali ini, mari menyaksikan tayangan ulang MIMBAR: Meramu Kerja Feminis di Indonesia, sebuah kuliah umum global yang dibawakan oleh Prof. Melani Budianta, M.A, Ph.D pada Sabtu, 16 Desember 2023 lalu.

Harap mencantumkan kredit sumber jika hendak mengutip sebagian isi tayangan.